news

Gus Fawait Anggarkan Ratusan Miliar untuk Kesehatan Warga Jember, Termasuk Antisipasi Penyakit Campak Merebak

Selasa, 2 September 2025 | 17:17 WIB
Bupati Jember Gus Fawait dan perwakilan UNICEF. (Diskominfo Jember)

SkesaNusantara.id - Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan dedikasinya, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penguatan program vaksinasi.

Ini termasuk penanganan Campak di Kabupaten Jember dengan melakukan vaksinasi secara serentak.

Namun, tidak tertutup kemungkinan, masih banyak penolakan atas imunisasi yang terjadi di kalangan masyarakat. Bukan tanpa sebab, banyak factor yang melatarbelakangi hal itu.

Baca Juga: Beri Insentif Guru Ngaji, Bupati Jember Gus Fawait Salurkan Bantuan Door to Door Tanpa Berjibun di Bank

Gus Fawait menjelaskan bahwa penolakan masyarakat terhadap imunisasi Campak dan jenis lainnya bukan hanya dipicu oleh faktor ekonomi. Namun, hal itu juga disebabkan oleh minimnya pemahaman di kalangan masyarakat.

"Oleh karena itu, kami akan bekerja sama dengan tokoh agama, komunitas, dan organisasi masyarakat untuk memberikan penjelasan sejak awal," ungkap Fawait saat menyelenggarakan audiensi Akselerasi Imunisasi Rutin dan Imunisasi Kejar UNICEF di Jember, Selasa, 2 September 2025.

Gus Fawait menegaskan bahwa peran tokoh agama sangat vital karena mereka memiliki kedekatan dengan masyarakat melalui pengajian-pengajian yang rutin.

Baca Juga: Gelar Pro Gus'e di Rembangan, Gus Fawait Bakal Bentuk Program Gerakan Pangan Murah di Setiap Kecamatan

"Ketua-ketua pengajian yang setiap malam bertemu dengan jamaah dapat menjadi saluran untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya.

Di samping itu, Pemkab Jember telah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk sektor kesehatan. Bersama dengan DPRD Jember, sebagian besar hasil dari efisiensi anggaran difokuskan pada bidang kesehatan, termasuk dukungan untuk BPJS Kesehatan.

"Dengan demikian, saat ini seluruh warga Jember dapat dipastikan mendapatkan akses layanan kesehatan melalui rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS di seluruh Indonesia. Sekitar Rp400 miliar sudah kami anggarkan untuk sektor kesehatan," jelasnya.

Baca Juga: Masih Minim Perhatian, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Upayakan Situs Duplang Lebih Dikenal

Gus Fawait berharap, inisiatif tersebut mampu mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan di Jember.

Di sisi lain, Health Specialist UNICEF Indonesia Dr. Armunanto menganggap bahwa kerja sama lintas sektor untuk mengatasi Kejadian Luar Biasa (KLB), campak yang melanda beberapa wilayah di Jawa Timur menjadi suatu hal yang penting dan harus dilakukan. Termasuk di Kabupaten Jember.

Halaman:

Tags

Terkini