SketsaNusantara.id - Rencana pembukaan jalur Gumitir Jember-Banyuwangi yang dilaksanakan pada 4 September 2025, Komisi C DPRD Jember memastikan bahwa kesiapannya harus matang.
Hal ini dikhawatirkan tidak terjadi kerusakan kembali, pasca pembukaan jalur Gumitir tersebut.
Anggota Komisi C DPRD Jember Agung Budiman mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan rekanan, sudah diambil kebijakan bahwa pembukaan jalur Gumitir akan dilaksanakan.
Baca Juga: DPRD Jember Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan dengan Libatkan Masyarakat
"Memang rencana penutupan total ini hingga 24 September 2024, tetapi ada percepatan dan ini lebih cepat 20 hari sebelum jadwal pembukaannya," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Selasa 2 September 2025.
Rencana pembukaan ini menurutnya, sebagai komitmen dari rekanan untuk mempercepat pelaksanaan pengerjaan.
"Jadi kami apresiasi rekanan yang sudah mempercepat pengerjaan dengan menerjunkan 3 alat berat bore pile, sehingga pengerjaan jadi lebih efektif," paparnya.
Baca Juga: Pastikan LP2B Tak Dialihfungsikan , DPRD Jember Kawal Ketat Ketahanan Pangan Nasional
Di sisi lain, Agung juga menyoroti persoalan kualitas jalan yang baru saja diperbaiki tetapi sudah dilalui oleh kendaraan.
"Awalnya kekhawatiran kami adalah pengerjaan jalan ini kan baru selesai, tetapi sudah dilalui kendaraan. Ditakutkan akan mempengaruhi umur beton, tetapi rekanan sudah memastikan bahwa umur betonnya akan aman," ungkapnya.
"Terlebih lagi, ada peningkatan spesifikasi bahan yang digunakan sehingga pengerjaan cepat dan aman dilalui kendaraan," tegasnya.
Baca Juga: Pastikan LP2B Tak Dialihfungsikan , DPRD Jember Kawal Ketat Ketahanan Pangan Nasional
Politisi Fraksi Golkar DPRD Jember ini juga menegaskan, meskipun akan segera dibuka total tetapi masih ada beberapa perbaikan minor yang dilakukan pengembang.
"Jadi masih ada pekerjaan minor seperti pengecoran bahu jalan, pembuatan marka jalan, hingga beberapa pekerjaan kecil lainnya," jelasnya.