“Yang tadi pendemo itu pulang jam 17.00 dari gedung DPRD ke kampusnya masing-masing, di luar dugaan massa yang lainnya itu bergerombol dari satu titik ke titik yang lain,” terang Harits.
Menurut Harits lagi, massa yang bergerombol tersebut mulai memblokir akses sejumlah jalan seperti Jalan Punawarman, Rangga Gading hingga area Tamansari bawah dan Tamansari atas.
Gerombolan yang memblokir massa mulai disisir oleh pihak aparat hingga tiba di wilayah sekitar kampus.
“Dipress lagi, diblok sampai ke Simpang segitiga di depan LPPM dan otomatis ke sini (UNISBA),” imbuhnya.
Gerombolan massa tersebut dilaporkan meloncati pagar dan membuka paksa gerbang utama Kampus UNISBA di Tamansari 1.
“Gerbang itama UNISBA jalan Tamansari 1 akhirnya terbuka, jalan itu untuk masuknya pada pendemo,”ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, pihak kampus juga melakukan penyisiran yang dilakukan hingga pukul Selasa dini hari, 2 September 2025 pukul 4.00 WIB.
“Sweeping kita lakukan mulai dari jam 1 malma hingga jam 4 itu betul-betul clear, jam 2 itu udah clear,” tegasnya.
Pihak UNISBA juga telah melaporkan insiden ini kepada pemerintah terkait seperti Wali Kota Bandung, Gubernur Jawa Barat hingga Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!