Perekam video sebelumnya sempat menegur aparat yang menyerang area kampus.
“Woy, a*nj*ng, kampus g*bl*g,” ujar perekam video tersebut.
Namun gas air mata hingga peluru karet terus diarahkan ke dalam kampus.
Video lain yang diunggah akun tersebut memperlihatkan suasana di dalam ruangan salah satu gedung kampus.
“Kita diserang gais, sama pardos parcok... *nj*ng, serang gas air mata coy,” ujar perekam.
Dalam video kedua, seorang korban yang diduga mahasiswa terlihat dibawa masuk ke dalam ruangan.
Baca Juga: Prabowo Subianto Tegaskan Tak Akan Pernah Mundur: Saya Yakin Rakyat Bersama Saya!
Seperti yang diketahui, Kampus UNISBA merupakan salah satu posko medis bagi mahasiswa yang mengikuti aksi demonstrasi di Gedung DPRD Jawa barat.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak kampus maupun aparat kepolisian terkait insiden penyerangan tersebut.
Insiden ini tentu saja langsung memantik kemarahan netizen yang turut membanjiri kolom komentar akun-akun tersebut.
Selain mengecam, beberapa netizen juga mengaitkan tindakan aparat tersebut berkaitan dengan kenaikan pangkat yang sempat diumumkan Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 1 September 2025.
“Ngejar kenaikan pangkat luar biasa! Jadi berlomba-lomba dah,” komentar salah seorang netizen.
“@prabowo ini udah kondusif kenapa dibikin panas lagi sama pihak-pihak aparat yang baru banget bapak kasih penilaian dengan lantang di wawancara itu anjir,” tulis netizen lainnya.
“Gimana ini pak? UNISBA tuh posko medis Pak, mereka nyerang medis loh,” komentar akun lainnya.***