SketsaNusantara.id - Wakil gubernur Jawa Timur diduga akan mengusut insiden pembakaran gedung Grahadi yang telah hangus pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025.
Langkah pertama yang ia lakukan adalah dengan mengunjungi pelaku kebakaran gedung Grahadi yang tertangkap di Kapolrestabes Surabaya, menurut keterangan dari @emildardak.
Pada kunjungan tersebut, wakil gubernur menyaksikan bahwa pelaku dari kerusakan dan kebakaran merupakan anak-anak yang masih dibawah umur dan diduga tidak memiliki motif politik.
“Kami di polres tabes Surabaya bertemu dengan orang tua, ada 50-an. Jadi dari kejadian yang terjadi di Surabaya ini,” tutur Walgub Emil ditengah para orang tua pelaku.
Dikutip melalui akun instagram @emildardak, dalam kunjungan itu suami Arumi Bachsin bertatap muka secara langsung dengan orang tua pelaku kerusakan fasilitas di kota Surabaya.
Dan setelah menggali asal mula adanya tindakan merusak fasilitas umum. Pelaku tersebut diduga telah diperalat oleh oknum provokator untuk ikut serta tanpa adanya motif politik.
“Ternyata 50 lebih ini adalah anak di bawah umur. Yang memang mereka pada saat didalami tidak memiliki motif politik sama sekali, hanya ikut-ikutan,”
Aksi pembakaran yang dilakukan oleh anak-anak itu ternyata menggunakan bom molotov yang juga berbahaya bagi keselamatan pelaku, apalagi masih di bawah umur.
Sedangkan area gedung yang terbakar merupakan ruangan tugas Walgub dan beberapa unit kerja pemerintahan provinsi, termasuk insan media yang akan segera dipulihkan.
“Ya Allah pak Emil, sampean tiang sae pak. Semangat pak Emil,” ucap akun @aniretnowidarti.
“Gede banget ya pak badainya, tapi nahkoda memang dibentuk untuk melawan badai pak. Saya yakin perahumu tidak akan porak poranda meski diterjang gelombang,” ungkap @ahmadfandi011.