“Jadi kalau teman2 melihat fitnah dan serangan lain tentang saya dan keluarga, saya minta tolong untuk direport,” tulisnya meminta dukungan publik.
Walau serangan berlangsung masif, Ferry menegaskan bahwa dirinya tidak merasa gentar.
“Ini sama sekali tidak membuat saya takut atau khawatir, justru sebaliknya, ini semakin membuat masyarakat memahami situasinya dan semakin mempertegas bahwa kita berada di track yang bener,” tulisnya
Ia juga berpesan agar masyarakat tetap kompak dan menjaga persatuan.
“Jaga diri, jaga sesama dan jaga kepentingan serta keselamatan warga. Sehat-sehat ya semua,” tambahnya.
Unggahan Ferry langsung dibanjiri komentar dari ribuan netizen.
“Tuhan tolong jaga abang kami ini,” ucap Ernest Prakasa.
“Kalau mereka panik, tantrum… berarti tindakan kita bener. Seneng liat buzzer-buzzer kejang-kejang begitu,” tulis akun @putradee13. Komentar tersebut mendapat puluhan ribu likes.
Dalam penutup pernyataannya, Ferry mengajak masyarakat agar tetap menjaga kepala dingin di tengah situasi panas.
“Tetap saling jaga, saling bantu, saling berserikat teman-teman. Terorganisir, kepala kita harus dingin. Dan tetap utamakan kepentingan dan hak-hak warga,” ujarnya.
Ia menambahkan pesan penuh semangat: “Tinju kita ke atas bukan ke samping. Terima kasih,”
Kasus yang menimpa Ferry Irwandi menunjukkan bahwa aktivis digital dan konten kreator yang vokal bisa menjadi sasaran ketika kondisi politik dan sosial sedang memanas.
Meski mendapat tekanan, ia menekankan bahwa ancaman semacam itu justru membuktikan perjuangan yang ia lakukan sudah berada di jalur yang benar.
“Malahan tindakan justru menegaskan bahwa kita sudah melakukan hal yang benar,” tulisnya dengan sindiran tajam.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!