SketsaNusantara.id - Partai Amanat Nasional atau PAN tengah menghadapi tekanan publik di tengah gelombang aksi unjuk rasa yang kian meluas di berbagai daerah.
PAN didesak agar segera mengambil langkah tegas terhadap dua kadernya, Eko Patrio dan Uya Kuya, setelah keduanya terseret kontroversi.
Dorongan pemecatan itu datang dari lebih dari 1.300 media online yang tergabung dalam Jaringan Mitra Promedia.
Melalui CEO Promedia, Agus Sulistriyono, mereka meminta Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, segera mencopot dua anggota DPR tersebut.
Agus menilai, sikap Eko dan Uya mencederai perasaan rakyat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi dan keresahan sosial.
“Ketum PAN harus memecat anggota legislatif yang tidak berempati pada rakyat,” tegas Agus dalam pernyataan tertulis pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Menurut Agus, tindakan kedua politisi itu mencerminkan arogansi politik yang berpotensi memperparah kerusakan sosial.
Ia menyoroti meningkatnya eskalasi massa dan kerusakan fasilitas umum sebagai dampak dari kekecewaan publik.
Gelombang kritik bermula setelah video Eko Patrio dan Uya Kuya berjoget dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD pada 15 Agustus 2025 viral di media sosial.
Publik menilai aksi tersebut tidak pantas dilakukan, terlebih saat masyarakat tengah menghadapi banyak tekanan hidup.