Selain memberikan insentif, Pemkab Jember juga menyediakan program beasiswa pendidikan bagi anak-anak di Jember, termasuk anak-anak guru ngaji dan perangkat desa. Beasiswa ini akan berlaku untuk kuliah di berbagai universitas, baik yang umum maupun agama, di seluruh Indonesia.
“Jika kita ingin mengatasi kemiskinan, satu-satunya jalan adalah menjadikan anak cucu kita sebagai ahli ilmu. Oleh karena itu, Pemkab Jember akan mendanai pendidikan mereka hingga menyelesaikan kuliah, bahkan dengan tunjangan bulanan khusus untuk santri tahfidz,” tegas Fawait.
Baca Juga: Bentuk Program Cinta Kesehatan Ibu dan Anak, Gus Fawait Bakal Terjunkan Ribuan Nakes
Di akhir sambutannya, Bupati Fawait mengajak semua guru ngaji dan para kiai untuk terus mendoakan agar Kabupaten Jember semakin diberkahi, maju, dan makmur.
Gus Fawait juga berharap Indonesia tetap aman dari Sabang sampai Merauke, sehingga program baik nasional maupun daerah dapat berjalan lancar untuk kesejahteraan masyarakat.
Melalui langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan bahwa guru ngaji bukan hanya pejuang dalam bidang ilmu agama, tetapi juga merupakan bagian integral dari pembangunan bangsa.
Baca Juga: Bentuk Program Cinta Kesehatan Ibu dan Anak, Gus Fawait Bakal Terjunkan Ribuan Nakes
Bagi Jember, mereka adalah tiang penyangga untuk membangun generasi yang berpengetahuan, berakhlak, dan penuh berkah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI