SketsaNusantara.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meluncurkan program Sapi Merah Putih pada Jumat, 29 Agustus 2026.
Program yang diluncurkan dalam ajang pameran flora dan fauna 2025 di Lapangan Benteng, Jakarta ini menjadi wujud komitmen BRI dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Program ini berfokus pada peningkatan genetik sapi yang diinisiasi untuk memperkuat industri sapi perah Indonesia, khususnya dengan pendekatan berbasis peternakan rakyat.
Baca Juga: Tunjukkan Komitmen dalam Keuangan Berkelanjutan, BRI Raih Penghargaan di Kehati ESG Award 2025
Pada acara pelucuran, turut hadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, serta Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto.
Meningkatnya kebutuhan susu nasional menjadi tantangan besar dalam menjaga ketahanan pangan.
Pada 2023, permintaan mencapai 4,53 juta ton, sementara produksi domestik hanya mampu memenuhi 18,54% atau sekitar 0,84 juta ton.
Kekurangan tersebut ditutupi dengan impor 3,7 juta ton.
Untuk menjawab tantangan itu, Bappenas RI menggandeng PT Moosa Genetika Farmindo (Moosa Genetics) bersama IPB meluncurkan program pengembangan sapi perah unggul melalui inisiatif Sapi Merah Putih.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa partisipasi BRI dalam program ini selaras dengan misi perseroan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung sektor pangan dan agribisnis.
“Sebagai bank yang memiliki fokus pada pemberdayaan segmen UMKM, BRI turut mendorong keberhasilan Program Sapi Merah Putih melalui pembiayaan, pendampingan, serta penguatan ekosistem. Kami percaya, program ini akan berkontribusi besar dalam menciptakan ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, dan mengurangi impor sapi,” jelasnya.
Baca Juga: Dukungan BRI Dorong Haluan Bali Pamerkan Fashion Digital Bernuansa Nusantara di Pasar Global
Dukungan BRI diberikan melalui fasilitas layanan keuangan, pembiayaan modal kerja, hingga investasi untuk PT Moosa dan para mitranya.