news

Tunjukkan Komitmen dalam Keuangan Berkelanjutan, BRI Raih Penghargaan di Kehati ESG Award 2025

Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:43 WIB
BRI raih penghargaan Kehati ESG Award 2025 (Dok. BRI)

Hal ini memastikan setiap penerbitan dilakukan secara transparan, mulai dari pemilihan proyek, penggunaan dana, hingga pelaporan dampak.

BRI juga rutin menerbitkan laporan dampak atau impact report yang memuat realisasi penyaluran hasil penerbitan Green Bond.

Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL), termasuk energi terbarukan, pengelolaan sumber daya hayati, serta lahan berkelanjutan.

Baca Juga: BRI Taipei Branch Jadi Andalan PMI, Fasilitasi Transaksi Perbankan, ATM BRITW, Hingga Remitansi NTD ke IDR ke Tanah Air

Selain sektor lingkungan, penyaluran dana juga diarahkan pada sektor sosial yang bertujuan menciptakan lapangan kerja dan memperkuat pemberdayaan ekonomi.

Berdasarkan laporan dampak tahun 2024, proyek energi baru terbarukan yang dibiayai BRI berpotensi menghasilkan 5,6 juta MWh energi bersih setiap tahun serta mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 3,9 juta ton CO₂e per tahun.

Dari sisi sosial, program tersebut diperkirakan telah membuka lebih dari 21.500 lapangan kerja baru di sektor UMKM.

Baca Juga: BRI Gelar Consumer Expo 2025 di Bandung, KPR Mulai 2,40 Persen Fixed 3 Tahun Plus Hadiah Liburan ke Korea dan Promo Menarik Lainnya

Pada tahun 2025, BRI kembali menghadirkan inovasi dengan menerbitkan Social Bond senilai Rp5 triliun.

Dana tersebut dialokasikan ke enam kategori proyek, mulai dari infrastruktur dasar yang terjangkau, akses layanan esensial, perumahan layak, penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, hingga peningkatan sosial-ekonomi.

Sebagian besar alokasi Social Bond disalurkan untuk mendukung segmen UMKM.

Berbagai inisiatif berbasis sustainability ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Direktur Human Capital & Compliance BRI, A. Solichin Lutfiyanto, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas konsistensi BRI dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis.

Ia menegaskan, keberlanjutan tidak dipandang sebagai kewajiban, melainkan sebagai elemen penting dalam setiap pengambilan keputusan strategis.

“Penghargaan ini menegaskan peran BRI dalam mendorong praktik pembiayaan berkelanjutan di Indonesia. ESG tidak kami pandang sebagai kewajiban, melainkan sebagai kerangka transformasi untuk memperkuat ketahanan model bisnis dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan nasional. Kami percaya bahwa hanya institusi yang mampu menempatkan keberlanjutan sebagai keunggulan strategis yang akan tetap relevan dalam dinamika industri keuangan global,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini