news

Gempa Bumi Guncang Bekasi, Warga Heboh di Media Sosial: Kirain Tikus atau Ular!

Rabu, 20 Agustus 2025 | 21:03 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi. (Pixabay/Tumisu)

SketsaNusantara.id – Guncangan gempa bumi dengan magnitudo 2,1 mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa malam, 20 Agustus 2025 pukul 20.16 WIB.

Informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada pada koordinat 6.48 LS dan 107.22 BT atau sekitar 13 km tenggara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 km.

BMKG menjelaskan, informasi ini merupakan hasil pemodelan cepat sehingga data masih bisa mengalami pembaruan seiring bertambahnya kelengkapan informasi.

Baca Juga: Gempa Poso 17 Agustus 2025, Gereja Jemaat Elim Rusak, Puluhan Luka-Luka, Warga Panik dan Pemerintah Imbau Waspada Susulan

Kendati demikian, laporan ini cukup memicu kepanikan masyarakat, khususnya warga Bekasi dan sekitarnya yang merasakan getaran gempa dalam skala kecil.

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun X resmi BMKG (@infoBMKG), guncangan yang terjadi mendadak tersebut membuat warganet ramai-ramai mengungkapkan pengalamannya di media sosial.

Banyak yang mengaku merasakan getaran kecil, bahkan beberapa warga sempat mengira peristiwa itu hanya vertigo atau perabot rumah yang bergeser.

“Waduhh susulan kah,” tulis akun @isengajayekan mengekspresikan kekhawatiran adanya gempa lanjutan.
“Min aman kan ga ada potensi tsunami?” tanya akun @x_netatian menandai BMKG langsung.
“Pantes kata mamaku ada goyang, ternyata gempa,” tulis akun @strawberrymoonn.
“Kereta Tegal Bahari ketahan blm msuk st.cikarang,” ungkap @wlnsdrjt.
“Lagi Tiduran maen hape kirain mah ada tikus atau ular ternyata gempa,” tulis akun @07_riana2678.

Tak sedikit pula warganet yang menyoroti bahwa gempa terasa cukup berbeda dibanding sebelumnya. “Gabarasa kalo ini, tadi yg pertama gua kira halu jir,” cuit @Lobestay.

BMKG menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun dengan skala yang lebih kecil.

Pusat gempa yang dangkal serta lokasi di sekitar patahan lokal membuat masyarakat merasakan guncangan meski magnitudo tergolong rendah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa.

Dalam pernyataannya, BMKG memberikan disclaimer bahwa data yang disampaikan merupakan hasil pemodelan cepat sehingga sifatnya sementara. Artinya, detail lokasi, kedalaman, dan magnitudo masih bisa diperbarui apabila ada data tambahan yang lebih akurat.

Peristiwa ini menambah daftar gempa dengan kekuatan kecil yang kerap dirasakan di wilayah Jabodetabek. Dengan kepadatan penduduk dan infrastruktur yang tinggi, setiap peristiwa gempa sekecil apa pun hampir selalu menimbulkan keresahan warga.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Tags

Terkini