SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, akhirnya angkat bicara usai beredar potongan video yang menunjukkan dirinya seolah-olah mengatakan bahwa guru menjadi "beban negara".
Cuplikan video tersebut menuai kritik tajam publik karena dinilai tidak menghargai profesi guru di Indonesia.
Menanggapi hal ini, Sri Mulyani memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa pernyataan tersebut adalah tidak benar alias hoaks.
Melalui akun Instagram pribadinya, Sri Mulyani menjelaskan bahwa video disunting secara tidak utuh dan hasil rekayasa AI (kecerdasan buatan), sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial.
Berikut empat poin klarifikasi Sri Mulyani sebagaimana dihimpun SketsaNusantara.id dari unggahan akun @smindrawati pada Selasa, 19 Agustus 2025.
1. Video Viral 'Guru Beban Negara' adalah Hoaks
Sri Mulyani dengan tegas menyatakan bahwa video yang beredar luas di media sosial adalah hoaks. Ia mengungkap fakta sebenarnya dan menyebut potongan video tersebut tidak mencerminkan isi dari pidato yang disampaikannya.
"Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalah HOAX," tulis Sri Mulyani dalam postingan Instagramnya.
2. Sri Mulyani Tidak Pernah Menyebut Guru sebagai Beban Negara
Sri Mulyani juga membantah pernyataan seperti yang beredar di media sosial. Ia sama sekali tidak pernah memberikan pernyataan soal "beban negara", apalagi hal tersebut dinilai tidak menghargai profesi guru yang selama ini jadi isu sensitif di Indonesia.
"Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa Guru sebagai Beban Negara," tegasnya.
3. Video Viral Hasil Deepfake AI