SketsaNusantara.id - Sebuah momen memilukan terjadi di Kabupaten Gowa saat perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 di Lapangan Sultan Hasanuddin.
Dua bocah kecil terlihat memunguti sisa makanan yang ditinggalkan oleh pejabat dan tamu undangan usai rangkaian upacara. Aksi mereka sontak menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan video TikTok @kabarjalanan.id, tampak seorang bocah berkeliling di antara kursi-kursi tamu yang sudah ditinggalkan. Ia membuka kotak kardus snack yang masih berserakan, lalu mengumpulkan makanan yang belum tersentuh ke dalam plastik hitam yang dibawanya.
Dengan sabar, ia berpindah dari satu sudut ke sudut lain, berharap menemukan makanan yang masih layak disantap. Di sisi lain, seorang bocah lain menunggunya sambil duduk di lantai berkarpet merah. Setelah cukup banyak makanan terkumpul, si bocah kemudian mendatangi temannya untuk berbagi hasil pungutannya.
Momen ini menimbulkan keprihatinan sekaligus rasa iba dari banyak netizen. Mereka menilai, di tengah kemeriahan perayaan kemerdekaan, masih ada anak-anak yang harus memunguti sisa makanan demi mengisi perut.
"Andai saja waktu memungut masih banyak pejabat yang duduk di situ, apakah hati mereka teriris melihat pemandangan seperti ini?" ucap @wdy352.
Bahkan, kritik lebih tajam disampaikan oleh akun @marisa.ysssssll yang menuliskan, "Rakyatnya memungut sisa makanan dari pejabat, pejabatnya memeras rakyatnya dengan pajak."
"Di Konoha memang beda. Rakyat memungut makanan sisa dari wakilnya, pas viral seperti ini pasti tidak lama diundang oleh pejabat. Tunggu viral dulu baru diperhatikan," kata @rachmann07.
"Dekk padahal gaji DPR sehari 3 juta lohh," komentar @tayellow8a, menyoroti kesenjangan sosial.
Fenomena ini menjadi refleksi yang menyayat hati, di mana semangat peringatan kemerdekaan dengan segala simbol kemegahannya ternyata masih menyisakan cerita memilukan.
Dua bocah di Gowa yang seharusnya bisa ikut merasakan kebahagiaan perayaan, justru harus memungut makanan sisa demi sekadar mengenyangkan perut.