news

Kisah Husein Mutahar Menyelamatkan Bendera Merah Putih saat Agresi Militer Belanda, Bukan Disembunyikan tapi di...

Jumat, 15 Agustus 2025 | 18:30 WIB
Kisah Husein Mutahar menyelamatkan bendera pusaka (ppipandeglang.org)

 

SketsaNusantara.id - Husein Mutahar dikenal sebagai pencipta lagu Merdeka sekaligus salah satu pendiri Paskibraka.

Namun di balik kiprahnya sebagai komposer dan pejabat pemerintah saat itu, jasa terbesar Husein Mutahar yakni saat ia menyelamatakan bendera merah putih.

Kisah heroiknya terjadi pada saat Agresi Militer II pada tahun 1948. Kala itu ia sedang menjabat sebagai ajudan Presiden Soekarno.

Baca Juga: 7 Alasan Penting Hormati Bendera Merah Putih: Lebih dari Simbol, Ini Inti Persatuan dan Harga Diri Bangsa

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Husein Mutahar diperintahkan Presiden Soekarno untuk menyelamatkan bendera asli Indonesia yang dijahit Fatmawati.

Di buku Penyambung Lidah Rakyat (1966) karya Cindy Adams, presiden pertama Indonesia mengatakan kepada Husein, dengan ini, aku memberikan tugas kepadamu pribadi, untuk menjaga bendera kita dengan nyawamu, ini tidak boleh jatuh ke tangan musuh, begitu pesan Bung Karno pada Husein.

Pesan tersebut membuat Husein bingung lantaran harus mengamankan salah satu benda bersejarah tersebut.

Baca Juga: Berapa Kali Lipatan Bendera Merah Putih? Teknik dan Tata Cara yang Benar Melipat ala Paskibraka Saat Pengibaran dan Penurunan

Pria kelahiran Semarang ini terus memikirkan cara agar dapat mengamankan bendera merah putih dari tangan Belanda.

Sebuah ide gila muncul di tengah suara bom berjatuhan yang terus terdengar.

Husein memutuskan untuk mencabuti jahitan pada bendera hingga bagian merah dan putihnya terpisah, sebagaimana ditulis dalam buku Hamid Alhadad berjusul Hamid Algadri: Tokoh Pahlawam Perintis Kemerdekaan dan Tokoh-Tokoh Lain Penerusnya.

Baca Juga: Ini Tempat Lahir Bendera Merah Putih Ketika Era Jayakatwang, Lokasinya di Desa…

Bagian bendera yang berwarna merah ia sembunyikan di balik bajunya, tepatnya di bagian pinggang.

Halaman:

Tags

Terkini