news

Punya Daya Tarik Wisatawan Mancanegara, PSOI Kenalkan Keindahan Ombak Pantai Selatan Jember Tapi Terkendala...

Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Para anggota Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Jember (Dok PSOI Jember)

SketsaNusantara.id - Siapa yang tak kenal dengan ganasnya ombak pantai selatan. Khususnya, di pesisir Kabupaten Jember. Tepatnya, di Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Bahkan, tak jarang akibat keganasan itu, menimbulkan banyaknya korban jiwa. Namun, hal tersebut mampu disulap oleh Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Jember.

Ganasnya ombak pantai selatan di pesisir Kabupaten Jember disulap menjadi arena berlenggak lenggok dengan menggunakan papan selancar. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun tampak lihai mengasah keseimbangan di atas deburan ombak.

Baca Juga: Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas

Sekretaris PSOI Kabupaten Jember Raditya Wisnu Wardana mengungkapkan bahwa Kabupaten Jember memiliki atlet berpotensi pada bidang olahraga selancar tersebut. 

"Bahkan, banyak yang direkrut provinsi untuk mengikuti sejumlah kejuaraan, PON misalnya," katanya.

Selain itu, PSOI juga telah banyak merekrut atau menggelar pelatihan berselancar untuk anak-anak, khususnya di pesisir pantai. 

Baca Juga: Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos

"Potensinya cukup menarik, latihan sehari paling cepat sudah bisa berdiri di papan selancar," ungkapya.

Selebihnya, perlu banyak latihan untuk berselancar dengan sejumlah gaya. Selain itu, pihaknya juga memberikan sejumlah pelatihan penyelamatan diri saat jatuh dari papan selancar.

Sayang, hingga saya ini, PSOI Kabupaten Jember masih kurang diperhatikan. Padahal, jika diseriusi, olahraga selancar di Kabupaten Jember mampu menarik wisatawan mancanegara. Alhasil, wisata dan perekonomian pesisir Jember juga diyakini dapat naik.

Baca Juga: Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC

Wisnu berharap, pihaknya bisa lebih diperhatikan. Baik soal perizinan pembentukan cabor selancar, pemenuhan sarana dan prasarana venue, hingga fasilitas lain.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Edy Budi Susilo tidak berbuat banyak. Dia mendorong jajaran PSOI agar segera merampungkan pembentukan PSOI menjadi salah satu cabor. 

Halaman:

Tags

Terkini