news

PSSI Diwajibkan Bayar Royalti Lagu Nasional, Cucu Pencipta Lagu Tanah Airku Justru Beri Lampu Hijau

Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Momen Timnas menyanyikan lagu Tanah Airku (Tangkapan layar YouTube Indosiar )

 

SketsaNusantara.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara tegas menolak aturan yang mengharuskan mereka membayar royalti untuk penggunaan lagu-lagu nasional.

Lagu-lagu nasional yang dimaksudkan adalah lagu-lagu biasa diputar di setiap pertandingan Timnas seperti "Indonesia Raya" ciptaan W.R Supratman dan "Tanah Airku" ciptaan Ibu Sud.

Penolakan ini muncul setelah ada polemik terkait royalti musik yang disosialisasikan oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Baca Juga: Ari Lasso Bongkar Royalti Tak Transparan, Menkumham Setuju Audit WAMI dan Soroti Pembagian Dana

Lewat Yunus Nusi selaku Sekretaris Jenderal PSSI, ada beberapa alasan utama di balik penolakan PSSI untuk membayar royalti tersebut.

Ia berpendapat bahwa lagu kebangsaan bukan komoditas komersial, PSSI berpendapat bahwa lagu-lagu nasional, terutama "Indonesia Raya", adalah simbol pemersatu bangsa dan bukan karya yang diciptakan untuk tujuan komersial. 

PSSI juga meyakini para pencipta lagu tersebut tidak pernah mengharapkan imbalan finansial.

Baca Juga: Klarifikasi WAMI Terkait Ari Lasso yang Mengeluhkan Royalti Lagu yang Tidak Sesuai: Ada Kesalahan Teknis...

Dengan diharuskannya membayar royalti, hal itu disebut akan menciderai semangat kebangsaan.

PSSI menilai bahwa aturan royalti untuk lagu nasional dapat mencederai semangat patriotisme dan nasionalisme yang justru diperkuat saat lagu-lagu tersebut dinyanyikan oleh para suporter dan pemain.

 Pada tempat lain, Komisioner LMKN sendiri kemudian mengklarifikasi bahwa lagu "Indonesia Raya" sudah berstatus public domain sehingga tidak ada perlindungan hak cipta atas karya tersebut dan tidak memerlukan pembayaran royalti. 

Namun, lagu nasional lain seperti "Tanah Airku" yang juga sering dinyanyikan suporter masih menjadi perdebatan.

Untuk itu, PSSI meminta agar aturan ini segera dihapus karena dianggap tidak produktif, berisik, dan membuat kegaduhan di masyarakat.

Sejalan dengan PSSI, Carmanita, salah satu keturunan Ibu Sud yang merupakan pencipta lagu Tanah Airku juga menunjukkan sikap memberi lampu hijau.

Halaman:

Tags

Terkini