SketsaNusantara.id - Joao Angelo De Sousa Mota selaku Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara resmi mengundurkan diri dan hal itu disampaikannya secara resmi pada hari ini, Senin, 11 September 2025.
Isu pengunduran diri ini sebetulnya sudah lama merebak dimana ada beberapa laporan media sejak Mei 2025.
Saat itu ia menyebutkan bahwa saat peluncuran PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Nota yang telahmenjabat sebagai Direktur Utama saat itu, menyatakan bahwa perusahaan belum memiliki anggaran untuk memulai operasinya.
Hingga akhirnya pengunduran ini akhirnya bukan hanya isu belaka saat Joao Angelo akhirnya menyatakan mengundurkan diri secara resmi dan menyampaikan permintaan maafnya kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan kepercayaan padanya selama 6 bulan ia menjabat.
"Saya Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara ingin menyampaikan bahwa hari ini, 12 Agustus 2025, kami mengajukan mengundurkan diri yang diserahkan pada Danantara siang ini," ujarnya dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Kami menjabat sampai hari ini sudah 6 bulan, kami belum mendapat kontribusi yang nyata dan langsung kepada ekonomi negara maupun kontribusi kami mewujudkan kesejahteraan petani," imbuhnya.
"Untuk itu kami dengan sangat menyesal kami mohon maaf kepada seluruh warga negara,, khususnya kepada para petani, pada negara dan presiden yang telah menunjuk kami untuk mengemban tugas ini jadi izinkan saya untuk meminta maaf," imbuhnya sambil berdiir dan membungkukkan tubuhnya sebagai ucapan permintaan maaf.
Sementara itu kepada media, ia menyebutkan bahwa urusan pangan yang diembankan padanya merupakan satu urgensi yang menjadi perhatian serius Presiden Prabowo saat ini.
Tugas yang diembankan padanya merupakan langkah-langkah nyata untuk membangun percepatan pondasi pertanian yang mengalami ketertinggalan serta keterpurukan dan eksploitasi.
"Keseriusan presiden dalam mendukung dan menggerakkan segala upaya mewujudkan kedaulatan pangan ini tidak didukung sepenuhnya oleh stakeholder atau para pembantu-pembantunya sehingga sampai saat ini kita tidak mendapatkan dukungan maksimal untuk mengambil langkah nyata yang sudah dipersiapkan," imbuhnya.
"Termasuk dukungan anggaran sampai hari ini Agrinas Pangan Nusantara masih nol," ungkapnya.