news

3 Fakta Proses Evakuasi Kecelakaan Pesawat Latih FASI PK S216 yang Jatuh di Bogor, Tim SAR Gabungan Gunakan Teknik Esktrikasi

Minggu, 3 Agustus 2025 | 18:59 WIB
Momen Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi pesawat latih PK S216 (Instagram/@kantorsar_jakarta)

Baca Juga: Penampakan KM Barcelona 5 Usai Terbakar di Perairan Talise, Kondisi Dek Atas Pasca Tim SAR Padamkan Api Jadi Sorotan

Pesawat nahas ini bertolak dari Lanud Atang Sanjaya Bogor sekitar pukul 9.08 WIB.

Adapun korban dalam insiden tersebut merupakan awak pesawat yakni pilot dan co-pilot.

“Pilot yang diketahui bernama Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto (L/55 tahun) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” begitu informasi yang disampaikan Tim SAR Jakarta.

Sementara co-pilot atas nama Rony Efendy (L/49) ditemukan dalam kondisi selamat meski mengalami luka-luka.

Tim SAR Gabungan langsung membawa keduanya ke RSAU dr. M. Hasan Toto di Lanud Atang Senjaya, Bogor.

Baca Juga: Imbas Kebakaran di Pasar Taman Puring, Polsek Kebayoran Baru Evakuasi Tahanan, Kapolres Metro Jaksel: Kebetulan...

3. Tim SAR Gunakan Teknik Esktrikasi

Dalam proses evakuasi pesawat tersebut, Tim SAR Gabungan dibantu personil TNI AU menggunakan teknik Esktrikasi.

Dikutip dari akun Instagram @kantorsar.palu, Esktrikasi adalah tindakan membebaskan orang atau benda yang terjebak atau terjerat.

Umumnya, teknik ini dugunakan dalam situasi darurat seperti bencana alam atau kecelakaan seperti yang dialami pesawat PK S216.

Tim SAR akhirnya berhasil mengevakuasi bangkai pesawat pada pukul 13.58 WIB dan langsung dibawa menuju Lanud Atang Senjaya Bogor.

Adapun penyebab jatuhnya pesawat latih PK S216 hingga saat ini masih dalam penyelidikan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini