Pengalaman tersebut ia bagikan sebagai pengingat bahwa perjalanan politik harus ditempuh dengan konsistensi dan pengabdian, bukan sekadar pencitraan.
Menurut Megawati, loyalitas kader tidak bisa hanya dilihat dari kemampuannya berbicara di depan publik.
Ia menegaskan bahwa kader sejati adalah mereka yang mau bekerja di akar rumput dan menyatu dengan rakyat.
"Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa konsolidasi partai ke depan tidak boleh hanya fokus pada pencitraan.
Kader harus benar-benar memahami dan menjalankan nilai-nilai ideologis yang telah menjadi jati diri partai sejak awal berdiri.
Dalam arahannya, Megawati juga menolak pendekatan politik populis yang hanya mengejar simpati publik tanpa kerja konkret. Menurutnya, kekuatan PDIP terletak pada kedekatan dengan rakyat dan komitmen terhadap garis ideologi partai.
“Menyatu dengan rakyat dan menegakkan garis-garis ideologi banteng,” tegas Megawati***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!