Pengalaman tersebut ia bagikan sebagai pengingat bahwa perjalanan politik harus ditempuh dengan konsistensi dan pengabdian, bukan sekadar pencitraan.
Menurut Megawati, loyalitas kader tidak bisa hanya dilihat dari kemampuannya berbicara di depan publik.
Ia menegaskan bahwa kader sejati adalah mereka yang mau bekerja di akar rumput dan menyatu dengan rakyat.
"Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa konsolidasi partai ke depan tidak boleh hanya fokus pada pencitraan.
Kader harus benar-benar memahami dan menjalankan nilai-nilai ideologis yang telah menjadi jati diri partai sejak awal berdiri.
Dalam arahannya, Megawati juga menolak pendekatan politik populis yang hanya mengejar simpati publik tanpa kerja konkret. Menurutnya, kekuatan PDIP terletak pada kedekatan dengan rakyat dan komitmen terhadap garis ideologi partai.
“Menyatu dengan rakyat dan menegakkan garis-garis ideologi banteng,” tegas Megawati***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Perjalanan Karier Megawati Hangestri, Atlet Voli Asal Jember Kini Resmi Bergabung dengan Manisa BBSK di Turki Usai Cetak Prestasi Bersama Red Sparks
Dari Lapangan Voli ke Pelaminan, Megawati Hangestri Resmi Menikah dengan Atlet Finswimming di Jember
Megawati Hangestri, Bintang Voli Asal Jember Siap Guncang Liga Turki, Klub Barunya Bikin Penasaran!
Bikin Heboh! Ini Fakta Menarik Dio Novandra, Sang Pendamping Setia Megawati Hangestri
Resmi Menikah, Begini Cerita Cinta Megawati dengan Sang Suami