Kebutuhan BBM yang diperlukan di Jember menurut Wahyu, dalam kondisi normal mencapai 700 ribu liter per harinya.
"Kendati demikian, kami berharap masyarakat yang saat ini mengantre BBM untuk tidak panic buying dengan membeli sebanyak-banyaknya," paparnya.
"Walaupun besok Senin dan waktunya bekerja, kami berharap bisa tetap tenang dan membeli sewajarnya saja," tegasnya.
Sebab, menurutnya Hiswana Migas telah melakukan komunikasi dengan Pertamina dan sejumlah pihak untuk mengantisipasi terjadinya krisis BBM ini.
"Kami menerima informasi bahwa dalam waktu 2-3 hari stoknya kembali aman, jadi kami berharap bersabar terlebih dahulu," pungkasnya.
Ia menambahkan, keterlambatan pengiriman BBM dari Depo Pertamina ke Jember karena kepadatan kendaraan yang sangat panjang di Banyuwangi hingga 40 km.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI