Kebutuhan BBM yang diperlukan di Jember menurut Wahyu, dalam kondisi normal mencapai 700 ribu liter per harinya.
"Kendati demikian, kami berharap masyarakat yang saat ini mengantre BBM untuk tidak panic buying dengan membeli sebanyak-banyaknya," paparnya.
"Walaupun besok Senin dan waktunya bekerja, kami berharap bisa tetap tenang dan membeli sewajarnya saja," tegasnya.
Sebab, menurutnya Hiswana Migas telah melakukan komunikasi dengan Pertamina dan sejumlah pihak untuk mengantisipasi terjadinya krisis BBM ini.
"Kami menerima informasi bahwa dalam waktu 2-3 hari stoknya kembali aman, jadi kami berharap bersabar terlebih dahulu," pungkasnya.
Ia menambahkan, keterlambatan pengiriman BBM dari Depo Pertamina ke Jember karena kepadatan kendaraan yang sangat panjang di Banyuwangi hingga 40 km.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Stok Elpiji 3 Kg dan BBM Jelang Nataru 2025 Dipastikan Aman, Ketua Hiswana Migas: Minta Masyarakat Tenang
Dampak Kebijakan LPG 3 KG, Ketua Hiswana Migas se-Besuki: Pengecer Sudah Bisa Jual Gas Melon Lagi tapi...
Ketersediaan LPG 3 Kg di Jember Dipastikan Aman Selama Ramadhan, Hiswana Migas: Tidak Ada Kenaikan Harga
Meski Alami Keterlambatan Pasokan Elpiji, Hiswana Migas Area Besuki Tegaskan Tak Ada Kelangkaan: Sementara Stok Aman
Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Ditutup 2 Bulan, Hiswana Migas Area Besuki Pastikan Harga Elpiji Tetap Stabil
Macet Parah Pelabuhan Ketapang hingga Situbondo, Hiswana Migas Area Besuki: Stok BBM dan Elpiji Menipis