Program Jaga Sungai, Jaga Kehidupan bukan hanya berlangsung di Bali. Sejak diluncurkan pada 2020, program ini telah menjangkau lebih dari 100 sungai di berbagai wilayah Indonesia.
BRI melibatkan warga sekitar dengan pendekatan padat karya agar program ini tidak sekadar bersifat seremonial, tapi berkelanjutan dan berdampak langsung.
Tahun ini, BRI juga menggandeng Yayasan Sungai Watch Indonesia. Organisasi nirlaba ini dikenal aktif memasang trash barrier di sungai-sungai Bali dan Banyuwangi guna mencegah sampah plastik menuju laut.
Dengan pendekatan komunitas, Sungai Watch bersama warga tidak hanya mengangkat sampah, tapi juga memberikan edukasi pentingnya pelestarian sungai dan pemberdayaan masyarakat.
Sejak berdiri, Sungai Watch telah memasang 18 trash barrier di wilayah Bali dan Banyuwangi. Kolaborasi dengan BRI berhasil mengurangi 35,20 ton sampah anorganik dalam setahun terakhir.
Lebih dari sekadar membersihkan sungai, BRI juga turut membangun ruang terbuka hijau, taman, serta area ramah anak di sekitar bantaran sungai.
Pendekatan ini memperkuat semangat Pro Planet dan Pro People, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dengan berbagai langkah ini, program Jaga Sungai, Jaga Kehidupan bukan hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Sungai Nasional, tapi juga bukti komitmen jangka panjang BRI terhadap lingkungan dan masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!