Kamis, 4 Juni 2026

Bukan Sekadar Bersih-Bersih: Program BRI dan Sungai Watch Ini Mampu Kurangi Emisi 9,79 Ton CO2 dari Sungai di Denpasar

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 27 Juli 2025 | 12:50 WIB
Momen peringatan Hari Sungai Nasional 2025 oleh BRI. (Dok. BRI)
Momen peringatan Hari Sungai Nasional 2025 oleh BRI. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Hari Sungai Nasional yang diperingati setiap 27 Juli menjadi momentum penting untuk menyuarakan kembali pentingnya menjaga kelestarian sungai.

Pada 2025 ini, peringatan tersebut dimanfaatkan BRI Peduli untuk menggelar aksi nyata bertajuk Jaga Sungai, Jaga Kehidupan.

Di Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Bali, ratusan warga turun langsung membersihkan aliran Sungai Last Point, anak Sungai Tukad Badung.

Baca Juga: Ajukan Kartu Kredit BRI Easy Card via Website Resmi, Dapat E-Voucher Rp100 Ribu dan Banyak Keuntungan Lainnya!

Sungai ini berada dalam kawasan konservasi Mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. Sepanjang 70 meter bantaran sungai menjadi area aktivasi yang diikuti oleh 242 warga dan 200 aktivis peduli lingkungan atau warrior.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini terdiri dari dua bagian utama, yakni pembersihan sungai dan edukasi pengelolaan sampah.

“Peran aktif masyarakat dalam kegiatan pembersihan sungai dapat berdampak kepada kesadaran dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga lingkungan serta memiliki pengetahuan dan teknik yang benar dalam membersihkan sungai, memilah sampah, maupun mengelola limbah,” ujar Hendy.

Baca Juga: Anak SD Panen Kentang Sendiri di Hari Anak Nasional, BRI Bikin Edukasi Pertanian Jadi Seru

Dalam kegiatan pembersihan, warga bergotong royong mengangkat sampah dari aliran Tukad Badung.

Sampah tersebut kemudian dipilah menjadi dua jenis, organik dan anorganik. Edukasi pemilahan dilakukan di tempat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Sampah organik yang terkumpul dimanfaatkan sebagai bahan pupuk kompos, pakan ternak, bahkan diolah menjadi biogas.

Sementara itu, sampah anorganik dicacah menggunakan mesin pencacah, lalu dijual ke pengepul. Total, kegiatan ini berhasil mengangkat 3.262 kg sampah anorganik dari sungai tersebut.

Selain bersih-bersih, BRI Peduli juga menyalurkan perlengkapan seperti sapu, timbangan sampah, gerobak, dan trash barrier sebagai pendukung keberlanjutan kegiatan ini.

Dari hasil monitoring, tingkat kejernihan air sungai meningkat hingga 69 persen, serta berpotensi menurunkan emisi karbon sebesar 9,79 ton CO2.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X