Baca Juga: Viral di TikTok, Penyedap Rasa Palsu Beredar dengan Harga Murah, TikToker Ko Steve: Rasanya Kayak...
“Dan yang ini, sudah ada korbannya. Karena ada yang chat DM Koko. Dia beli sabun refil yang ada di online. Dan itu resikonya buat badannya gatal-gatal," ujarna.
Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa bahan-bahan dalam sabun palsu sangat berisiko bagi kesehatan.
Ini menjadi pengingat penting bahwa penghematan beberapa ribu atau puluhan ribu rupiah tidak sebanding dengan risiko kesehatan. Bahkan jika produk digunakan oleh seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak.
Dalam video tersebut, Koko Steve melakukan uji coba langsung terhadap dua produk tersebut. Ia menuangkan cawan petri dan mengoleskan langsung sabun ke tangan untuk menunjukkan perbedaan.
Hasilnya cukup mencengangkan. Sabun LUX asli memiliki tekstur kental dan warna pink yang tidak mencolok, sementara yang palsu berwarna pink terang yang diduga berasal dari pewarna kimia berbahaya. Aromanya pun sangat berbeda.
“Ini wangi LUX seperti biasanya ya. Ini ada bau pembersih kerak toilet.” Ungkap Koko Steve sambil menunjukkan LUX palsu.
Baca Juga: Waspadai Tautan Palsu! Ini Klarifikasi soal Link Resmi Pendaftaran CPNS Kemenag
Menurutnya, aroma LUX palsu bahkan disebut mirip dengan pembersih toilet bermerek “Loxus Cleanser”.
“Ini Koko berani buktikan. Ini Loxuc Cleaner pembersih toilet. Ini Koko cium, dia ada satu wangi yang sama banget. Tapi yang bingung nih kenapa yang palsu ini ada bau ini (produk Loxus Cleanser) gitu loh. Bahan kimia apa yang ditaruh gitu loh. Ini pembersih toilet ini gak boleh kena tangan loh," terangnya.
Koko Steve juga meminta kameramennya untuk mencium sabun LUX palsu dengan produk Loxus Cleanser.
Kemudian kameramen Koko Steve juga membenarkan bila sabun LUX palsu terdapat wangi yang mirip dengan produk Loxus Cleanser.
Fakta ini tentu sangat mengkhawatirkan. Apalagi jika bahan kimia keras tersebut digunakan tanpa pengawasan, bisa berdampak serius bagi kulit maupun kesehatan jangka panjang.
Koko Steve juga mengecam keras praktik penjual nakal yang memalsukan sabun dengan menampilkan foto produk asli di etalase toko online mereka.
“Jadi jangan kamu yang penipu ini, jangan kamu klaim. Jangan kamu taruh foto, kalau rupanya itu adalah sabun LUX. Kalau kamu mau jualan sabun, ya ganti brand. Buat brand sendiri. Jangan nipu orang dengan gaya ini,” pungkasnya.