SketsaNusantara.id - Para guru pendidikan agama Islam (PAl) seluruh SD di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk memadati Gedung Pusat Kegiatan Guru (PKG) Rejoso, Senin 21 Juli 2025. Mereka mengikuti kegiatan musyawarah dan silaturahmi.
Tampak hadir sebagai undangan pengawas PAl dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Termasuk Pengawas SD Korwil Rejoso.
Rangkaian acara dimulai dengan tahlil bersama. Lalu berlanjut dengan ceramah agama. Tampak suasana religius selama kegiatan berlangsung.
Ketua KKG PAl SD Rejoso H. Fatkhul Amin mengajak seluruh guru PAI untuk membiasakan diri belajar berbahasa Jawa, khususnya bahasa Jawa Kromo Inggil.
"Guru PAI harus mampu menjadi pelopor dalam mendukung program Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, yang tengah menggalakkan gerakan penggunaan Bahasa Jawa di lingkungan sekolah," ujarnya.
Dirinya menambahkan bahwa untuk kegiatan KKG PAl selanjutnya, seluruh petugas acara diwajibkan menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil. "Kecuali dalam pelaksanaan tahlil," imbuhnya.
Pengawas SD Korwil Rejoso Suyono menegaskan pentingnya menjaga kelestarian budaya Jawa melalui pembiasaan berbahasa Jawa yang baik dan benar. "Tak hanya itu, guru juga agar terus menjaga akhlak dan kesopanan dalam berinteraksi, baik kepada sesama guru maupun kepala sekolah," ujarnya.
Hal senada disampaikan Samawati, Korwil Pendidikan Kecamatan Rejoso. Dia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah.
"Para guru harus senantiasa saling menghargai dan menjauhkan diri dari sikap sombong, serta tetap rendah hati dalam menjalankan tugas sebagai pendidik," pintanya.
Pengawas SD yang baru, Mariati, juga mewanti-wanti agar para guru terus berjuang dalam melakukan pembenahan karakter siswa. "Khususnya pada aspek pengembangan diri melalui pelatihan mandiri," ujarnya.
Dia mengajak guru-guru PAI untuk lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan pengembangan diri. "Di samping ini tugas, juga berimbas bagi guru PAl sendiri melalui kenaikan pangkat," tambahnya.