news

Kasus Viral Guru Madin Diminta Bayar Rp25 Juta Picu Reaksi DPRD dan Solidaritas Warganet

Sabtu, 19 Juli 2025 | 15:00 WIB
Ketua DPRD, Zayinul Fata (tengah kiri) menemui guru madrasah di demak yang dituntut Rp25 juta karena diduga menampar murid. (Instagram/zayinul_fata)

Selain menyampaikan rasa prihatinnya, Zayinul mengingatkan bahwa persoalan di ruang pendidikan lebih tepat diselesaikan dengan cara yang bijaksana, bukan terburu-buru lewat jalur hukum.

Menurutnya, guru berperan penting dalam mendidik generasi bangsa, sehingga perlu mendapat perlindungan. “Saya bukan hanya menangis, saya terpukul mendengar ini. Ini orang tua kami,” tegas Zayinul.

Kasus ini juga memicu solidaritas luas di media sosial. Banyak warganet menyuarakan dukungan untuk guru Zuhdi, bahkan sebagian dari mereka mulai menggalang dana untuk membantu membayar denda.

Dukungan yang terus mengalir menunjukkan bahwa publik masih sangat peduli terhadap nasib para guru, khususnya mereka yang mengabdi di daerah.

DPRD Demak menyatakan akan berupaya mencarikan jalan keluar terbaik untuk guru Zuhdi. Pihaknya berjanji akan ikut serta memastikan bahwa guru tersebut mendapat perlindungan yang layak sebagai pendidik, dan kasus ini bisa diselesaikan secara adil.

Perhatian yang besar dari masyarakat dan para pejabat daerah ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk memperbaiki cara penyelesaian masalah di lingkungan pendidikan.

Kasus ini menunjukkan bahwa guru, sebagai pilar pendidikan, masih membutuhkan dukungan nyata dari semua pihak.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini