Cahyo juga mengungkapkan, selain aksi penutupan dan penyempitan perlintasan, DAOP 9 Jember juga gencar melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Tentunya melalui sosialisasi langsung disekitar jalur kereta, penyuluhan di sekolah-sekolah, serta sinergi dengan komunitas dan relawan keselamatan.
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi pelopor keselamatan di sekitar perlintasan. Satu tindakan disiplin bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!