“Baru Brazil, terus Swiss, sekarang Belanda? Tolong bawa guide, jangan sok kuat,” tulis akun @imeldamaris.
“WNA nyusahin bgt dah," komentar dari @ptri.whynysih_31 yang mencerminkan kekesalan sebagian netizen terhadap insiden pendaki asing yang kerap merepotkan tim evakuasi.
“Brazil, Swiss, Belanda??!! Kalau belum siap, jangan coba-coba naik gunung sulit deh," tuli @sandra_hadisurya menyindir pola kejadian serupa yang melibatkan WNA.
“Ini the next trend TikTok kah, jatuh di Rinjani sambil unggerrrr,” kritik satir dari @adriansyahrmdhnnn terhadap gaya pendaki konten demi viralitas.
“Mereka-mereka orang kenapa pada demen seluncuran di Rinjani dah, ”tulis @arifsaputralalalala dengan gaya bercanda yang menggambarkan frustrasi sekaligus sindiran ringan atas kejadian berulang.
Balai Taman Nasional dan tim SAR terus mengingatkan pentingnya edukasi dan protokol pendakian. Wisatawan asing yang mendaftar wajib melalui pengecekan dokumen dan perlengkapan. Tapi edukasi seputar tantangan medan masih perlu ditekankan, terutama pada operator tour dan guide.
Evakuasi dengan helikopter juga bukan solusi murah atau sederhana. Biaya logistik, risiko keselamatan kru, dan kompleksitas operasional jadi pertimbangan yang serius.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini