Oleh karena itu, pakar dari IPB (Institut Pertanian Bogor), Prof. Tajuddin Bantacut menghimbau masyarakat agar lebih jeli mengenali beras oplosan dan memilah beras dengan kualitas bagus.
Ciri-Ciri Beras Oplosan
Agar tidak tertipu, konsumen perlu mengenali ciri-ciri beras oplosan dan berikut beberapa hal yang harus diperhatikan menurut Prof. Tajuddin Bantacut dari IPB.
1. Warna Butir Tidak Seragam
Beras oplosan sering kali memiliki campuran butir beras dengan warna berbeda. Ada butiran beras yang berwarna putih susu, bercampur dengan butiran beras lain yang warnanya kekuningan, bahkan keabu-abuan.
Hindari membeli beras seperti ini karena mengindikasikan adanya pencampuran beberapa jenis beras yang berbeda kualitasnya.
Baca Juga: Wamen Pertanian Gelar Kunker ke Jember, Sudaryono: Tahun Ini Tak Ada Impor Beras
2. Tekstur Nasi Lembek atau Tidak Pulen
Beras yang mmenuhi standar mutu memiliki kadar air 14% sehingga setelah dimasak akan menghasilkan nasi yang pulen.
Namun, beras oplosan cenderung menghasilkan nasi yang lembek, kurang pulen, atau bahkan berbau tidak sedap dikarenakan ada campuran pemutih atau bahan kimia lainnya.
3. Adanya Benda Asing
Saat mencuci beras, perhatikan apakah terdapat benda asing seperti kerikil, sekam, atau butir beras yang pecah-pecah dalam jumlah banyak.
Beras premium harus terbebas dari benda asing termasuk campuran dedak atau gabah dan tak berbau apek.