news

Bansos Beras Juli 2025 Disalurkan, Mentan Ingatkan soal Kecurangan SPHP yang Bisa Gagalkan Tujuan Program

Minggu, 13 Juli 2025 | 15:30 WIB
Mentan Amran dalam acara syukuran capaian cadangan beras nasional tembus 4 juta ton pada 31 Mei 2025. (Instagram/a.amran_sulaiman)

SketsaNusantara.id - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial beras bagi masyarakat pada bulan Juli 2025.

Total beras yang disalurkan mencapai 360 ribu ton. Bantuan ini menyasar keluarga rentan sebagai bagian dari program perlindungan sosial.

Langkah ini dimaksudkan untuk membantu keluarga berpendapatan rendah dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok.

Baca Juga: Wamen Pertanian Gelar Kunker ke Jember, Sudaryono: Tahun Ini Tak Ada Impor Beras

Bantuan juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi beban rumah tangga.

Penyaluran dilakukan melalui berbagai jalur distribusi resmi dengan pengawasan pemerintah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa bantuan beras ini adalah wujud nyata kehadiran negara untuk rakyat.

Baca Juga: Harga Beras Naik Meski Stok Melimpah, Dandhy Laksono Soroti Dirut Bulog Novi Helmy: Karena Pangan Utama Kita...

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bukti nyata kehadiran negara untuk menjaga daya beli rakyat, mengurangi beban rumah tangga, dan memastikan akses terhadap bahan pangan pokok, terutama beras,” ujarnya pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Selain bansos beras, pemerintah juga menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Program SPHP ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran dan melindungi masyarakat dari spekulasi harga. Mentan meminta agar distribusi SPHP diawasi ketat.

Baca Juga: Update Harga Beras Jember Hari Ini 27 Juni 2025: Ada Penurunan Mengejutkan di Akhir Bulan, Konsumen Diuntungkan?

“Bansos sudah pemerintah lepas langsung ke rakyat, tapi untuk SPHP, saya tegaskan BULOG agar hati-hati,” katanya.

Ia menambahkan bahwa setiap tindakan kecurangan dalam distribusi akan ditindak tegas.

Halaman:

Tags

Terkini