news

Mengenal Pasar Wisata Tani Sekar Mulyo, Klaster Tanaman Hias Binaan BRI di Kota Batu yang Berdayakan 98 Keluarga Lewat Program Klasterku Hidupku

Sabtu, 12 Juli 2025 | 11:52 WIB
Usaha tanaman hias Kota Batu bangkit lewat program Klasterku Hidupku BRI, jadi inspirasi UMKM di Indonesia (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id – Di balik hijaunya perbukitan Kota Batu, Jawa Timur, tersembunyi sebuah kisah sukses ekonomi rakyat yang tumbuh dari pot-pot tanaman hias.

Tak sekadar hobi, bunga-bunga cantik yang berjejer rapi di kios Pasar Wisata Tani Sekar Mulyo kini menjadi sumber nafkah utama bagi puluhan keluarga.

Di balik kesuksesan itu, ada tangan dingin BRI yang ikut membina dan memperkuat pondasi ekonomi warga melalui program Klasterku Hidupku.

Baca Juga: Lewat CASA dan Digitalisasi, BRI Bukukan Dana Murah Rp934 Triliun di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Salah satu tokoh yang merasakan manfaat langsung dari program ini adalah Tono (54), warga lokal yang mengelola Kios Anugrah.

Bersama 98 keluarga lainnya, ia menyewa petak-petak di atas lahan milik desa, mengubahnya menjadi pusat perdagangan tanaman hias yang semarak dan hidup. Sejak awal berdirinya pasar ini, warga yang sebelumnya tidak memiliki lahan pertanian kini bisa menggantungkan hidup dari bisnis tanaman hias.

“Ini bukan sekadar usaha musiman, tapi sudah jadi mata pencaharian utama kami. Dari bunga-bunga ini, dapur kami bisa terus mengepul,” kata Tono.

Baca Juga: Tak Terkalahkan! BRI Kembali Masuk Top 1000 Bank Dunia, Peringkat 1 di Indonesia

Pasar Wisata Tani Sekar Mulyo kini diakui sebagai salah satu pusat tanaman hias terlengkap di Indonesia.

Ribuan jenis tanaman ditawarkan, mulai dari bibit murah seharga Rp3.000 hingga varietas eksklusif bernilai ratusan juta rupiah. Tak hanya itu, beragam produk pelengkap seperti pot, cocopeat, pakis, dan batu hias juga dijual sebagai hasil kreativitas warga.

Yang menarik, tidak semua pelaku usaha di pasar ini memiliki kios. Ada pula warga yang hanya bertani dan menyemai tanaman dari rumah, lalu menitipkannya kepada pemilik kios. Artinya, perputaran ekonomi tak berhenti di lapak saja, tapi meluas hingga ke rumah-rumah warga.

Baca Juga: Langkah Berani BRI Menuju 2030, Transformasi yang Menuai Pujian DPR karena Dinilai Mengubah Arah Bisnis

Didukung penuh oleh BRI sejak tahun 2021, para pelaku usaha ini difasilitasi dalam hal pembiayaan, simpan pinjam, serta transaksi digital. Penggunaan QRIS pun telah memudahkan pembeli, termasuk wisatawan dari luar negeri, dalam bertransaksi secara praktis.

Tono mengungkapkan, tiap pekan perwakilan BRI rutin datang untuk membantu pengelolaan keuangan kelompok. Pertemuan bulanan juga menjadi ajang diskusi, pembenahan pasar, hingga berbagi ilmu antaranggota klaster.

Halaman:

Tags

Terkini