news

Diplomat Kemlu Arya Daru Bundir Atau Dibunuh? Ini Analisa Sosiolog Kriminalitas Universitas Gajah Mada

Kamis, 10 Juli 2025 | 17:52 WIB
Potret Arya Daru Pangayunan (X @IndonesiaPenang)

 

SketsaNusantara.id - Berita mengenai kematian diplomat muda Kemenlu, Arya Daru Pangayunan yang meninggal dunia di kamar kost nya di kawasan Menteng saat ini masih dalam pendalaman kepolisian

Diplomat muda yang ditemukan meninggal di kamar kosnya tanpa ada tanda luka-luka dengan kepala terbungkus lakban, telah menarik perhatian publik terkait apa sebetulnya penyebab dari kematiannya.

Hingga akhirnya ada praduga bahwa Arya Daru meninggal dunia karena dibunuh namun ada pula dugaan yang mengejutkan bahwa ia meninggal karena bunuh diri.

Baca Juga: Justice For Daru, Ikatan Alumni SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Diplomat Kemlu

Drs. Soeprapto, S.U., seorang sosiolog kriminalitas dan dosen purna Universitas Gadjah Mada, memberikan pandangannya terkait berbagai kemungkinan penyebab kematian dalam kasus-kasus seperti ini.

Suprapto tidak secara spesifik mengidentifikasi penyebab pasti kematian Arya Daru namun sebagai seorang sosiolog kriminalitas, ia dapat memberikan analisis mengenai pola atau faktor-faktor sosial yang mungkin berkontribusi pada insiden semacam itu.

Dalam kasus Arya Daru, Suprapto memberikan perhatian khusus pada lakban yang melilit tubuh korban.

Baca Juga: Update Kasus Kematian Diplomat Kemlu di Kamar Kost, Istri Arya Daru Pangayunan Ungkap Penyakit yang Diderita Sang Suami

"Kita sudah menerima informasi pada lakban itu sudah ditemukan sidik jari," ujar Suprapto dari SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.

"Lakban ini akan menjadi kunci untuk mengungkap lebih jauh," imbuhnya.

Menurutnya, penemuan lakban di kepala korban dan tidak adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh seringkali menjadi salah satu indikasi awal yang dipertimbangkan dalam kasus bunuh diri. 

Baca Juga: Siapa Arya Daru Pangayunan? Inilah Profil Diplomat Muda Indonesia yang Wafat Mendadak dan Bikin Publik Berduka

Sebagai Kriminolog atau sosiolog kriminalitas ia melihat pola-pola perilaku atau kondisi psikologis yang dapat mendorong seseorang untuk mengakhiri hidupnya, seperti tekanan pekerjaan, masalah pribadi, atau kondisi kesehatan mental.

Halaman:

Tags

Terkini