Menurutnya, meski Gibran diminta untuk menangani isu Papua, namun wakil presiden tersebut tak harus berkantor di ujung Timur Indonesia tersebut.
Namun tidak menutup kemungkinan bahwa sesekali Gibran berkunjung ke Tanah Lumpur.
“Tapi kalau dalam konteks mungkin ya sesekali melakukan rapat koordinasi,”
“Beliau akan berkunjung ke sana atau bahkan mungkin sempat berkantor di sana, ya tidak ada masalah juga," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini