Dari sisi pendanaan, BRI juga mencatat total pendanaan wholesale sebesar Rp111,79 triliun, dengan hampir 40 persen di antaranya berbasis ESG.
Pendanaan ini diperkuat oleh penerbitan Green Bond dalam tiga fase senilai Rp13,5 triliun serta Sustainability-linked Loan senilai USD 1 miliar—yang disebut sebagai peluncuran pertama di Asia untuk sektor keuangan mikro.
Tak hanya fokus pada korporasi besar, BRI juga menyasar pembiayaan inklusif melalui penerbitan instrumen seperti Medium Term Notes dan Subordinated Bonds yang diarahkan untuk UMKM, pelaku ultra mikro, serta masyarakat berpenghasilan rendah.
Dengan memperkuat prinsip keberlanjutan dalam setiap lini bisnisnya, BRI tak sekadar mengikuti arus global, melainkan turut menciptakan ekosistem keuangan yang tangguh dan bertanggung jawab. Langkah ini menjadi bukti bahwa keberhasilan bisnis dan keberlanjutan lingkungan bisa berjalan beriringan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini