SketsaNusantara.id - Polresta Sleman mengungkap kasus penganiayaan driver ShopeeFood yang viral di media sosial.
Sebagaimana diketahui, publik belakangan ini ramai menyoroti customer bernama Takbirdha Tsalasiwi Wartyana (TTW) alias Birdha yang melakukan pemukulan terhadap driver ShopeeFood.
Insiden tersebut terjadi pada hari Kamis, 3 Juli 2025 sekitar pukul 21:30 WIB di kawasan Bantulan, Kelurahan Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Senin, 7 Juli 2025, Satreskrim Polresta Sleman mengungkapkan bahwa tindak kekerasan ini terjadi karena driver ShopeeFood terlambat 5 menit mengantar pesanan makanan.
Driver Shopee (inisial ADP) ditemani rekan wanitanya (inisial AML) sempat terlibat cekcok dengan Birdha (TTW) karena dinilai memberikan pelayanan buruk sehingga pesanan makanan terlambat datang dari estimasi waktu.
"Jadi driver ShopeeFood ini menerima double order dan secara sistem memang tidak bisa di-cancel sehingga sempat diberitahukan adanya keterlambatan waktu," ucap Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Wahyu Agha Ari Septyan dikutip SketsaNusantara.id dari video konferensi pers yang diunggah akun Instagram @polrestasleman.
"Saat itu juga sudah dijelaskan bahwa ada kemacetan akibat kirab budaya di Jalan Godean, namun penjelasan itu tidak diterima dengan baik dan terjadi penganiayaan terhadap AML," tuturnya.
Keterlambatan pesanan makanan ini memicu kemarahan TTW yang kemudian berujung pada kericuhan. Ironisnya, keluarga Birdha yang seharusnya melerai malah ikut terlibat dalam tindak kekerasan.
Akibatnya, Birdha (TTW) bersama kakaknya, RHW (32 tahun) dan ayahnya RTW (58 tahun) ditetapkan sebagai tersangka karena bekerja sama melakukan tindak penganiayaan terhadap rekan driver ShopeeFood.
Dalam konferensi pers juga disebutkan peran ketiga tersangka dalam kasus penganiayaan ini yang ikut menarik, mendorong sampai korban terjatuh, bahkan menjambak rambut hingga AML mengalami luka di tangan dan nyeri pada bagian kepala.
"Saat AML menjelaskan TTW justru marah lalu cekcok hingga korban ditarik hingga jatuh dan dijambak pelaku beserta 2 orang laki-laki secara bersamaan," ungkap Agha.