news

4 Fakta Banjir Mataram, BMKG Sebut 4,2 Miliar Liter Air Turun Selama 6 Jam hingga Respons Cepat Pemerintah Setempat

Senin, 7 Juli 2025 | 06:41 WIB
Ilustrasi banjir di Mataram (Pexels/Pok Rie)

SketsaNusantara.id - Hujan yang mengguyur Kota Mataram sejak Minggu pagi, 6 Juli 2025 menyebabkan banjir beberapa wilayah di ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut.

Hujan yang tak kunjung berhenti ditambah debit air sungai yang meluap membuat air membanjiri banyak pemukiman warga.

Dari berbagai video banjir Mataram yang beredar di media sosial, banjir di beberapa wilayah juga menghanyutkan kendaraan milik warga.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Banjir di Puncak Bogor, Singgung Rencana Pemprov Jabar soal Perubahan Tata Ruang

Dari pantauan tim redaksi di media sosial, hingga Minggu malam, banjir masih melanda di beberapa wilayah di Kota Mataram.

Pemerintah setempat bersama badan sar nasional kota Mataram juga telah melakukan proses evakuasi warga yang terjebak banjir.

Dikutip dari Instagram @kantorsar_mataram dan @prokopim.mataram, terdapat sejumlah fakta terkait banjir hingga proses evakuasi.

Dan berikut ini 4 fakta banjir Mataram yang berhasil dirangkum tim redaksi SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Viral Motor Nyemplung ke Selokan Mataram Babarsari, Netizen Curiga Pengendara Mabuk: 'Ngantuk po Mendem Kwi?'

1. Hujan Sejak Minggu Siang

Hujan mengguyur Kota Mataram dan sebagian wilayah Kabupaten Lombok Barat sejak Minggu siang, 6 Juli 2025.

Berdasarkan pantauan dari Stasiun Meteorologi Keelas II Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, hujan mulai turun sejak Minggu siang sekitar pukul 12.00 WITA.

Awan Cumolonimbus yang meluas di atas langit wilayah NTB memicu turunnya hujan dalam intensitas sedang hingga lebat.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Wilayah di Indonesia Akibat Siklon Tropis Wutip

Halaman:

Tags

Terkini