SketsaNusantara.id - Hujan yang mengguyur Kota Mataram sejak Minggu pagi, 6 Juli 2025 menyebabkan banjir beberapa wilayah di ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut.
Hujan yang tak kunjung berhenti ditambah debit air sungai yang meluap membuat air membanjiri banyak pemukiman warga.
Dari berbagai video banjir Mataram yang beredar di media sosial, banjir di beberapa wilayah juga menghanyutkan kendaraan milik warga.
Dari pantauan tim redaksi di media sosial, hingga Minggu malam, banjir masih melanda di beberapa wilayah di Kota Mataram.
Pemerintah setempat bersama badan sar nasional kota Mataram juga telah melakukan proses evakuasi warga yang terjebak banjir.
Dikutip dari Instagram @kantorsar_mataram dan @prokopim.mataram, terdapat sejumlah fakta terkait banjir hingga proses evakuasi.
Dan berikut ini 4 fakta banjir Mataram yang berhasil dirangkum tim redaksi SketsaNusantara.id.
1. Hujan Sejak Minggu Siang
Hujan mengguyur Kota Mataram dan sebagian wilayah Kabupaten Lombok Barat sejak Minggu siang, 6 Juli 2025.
Berdasarkan pantauan dari Stasiun Meteorologi Keelas II Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, hujan mulai turun sejak Minggu siang sekitar pukul 12.00 WITA.
Awan Cumolonimbus yang meluas di atas langit wilayah NTB memicu turunnya hujan dalam intensitas sedang hingga lebat.