SketsaNusantara.id - Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali mendapatkan banyak sorotan dari berbagai pihak.
Hal yang banyak disorot saat ini selain pencarian korban yang masih terus dilakukan, juga tentang apa sebetulnya penyebab tenggelamnya kapal yang sudah beroperasi puluhan tahun tersebut.
Sebelumnya, pengamat maritim menyebutkan bahwa tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya ini bukan karena faktor cuaca namun bisa jadi masalah teknis, human eror karena kendaraan yang diangkut tak di lashing sehingga memicu tenggelamnya kapal lebih cepat.
Berbeda dengan pengamat maritim, ahli stabilitas kapal dari ITS Surabaya, Hasanudin memiliki analisanya sendiri.
Menurutnya secara umum kecelakaan kapal itu disebabkan oleh 3 hal yakni:
1. Faktor internal
2. Faktor eksternal
3. Faktor operasional kapal
"Faktor internal ini bisa saja kapal tersebut terlalu kecil sehingga dengan gelombang Selat Bali itu gelombangnya lumayan besar," ujar Hasanudin dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Selain kapal terlalu kecil, menurutnya kebocoran kapal juga menjadi faktor internal yang mengakibatkan kapal tenggelam dengan cepat.
Sedangkan untuk faktor eksternal menurutnya berasal dari tingginya gelombang di Selat Bali yang lumayan tinggi serta frekuensi dari kapal serta gelombang yang ada.
Pada faktor eksternal ada faktor operasional yang menyangkut usia kapal yang sudah 25 tahun sehingga usia ini merupakan usia yang melampaui konstruksi kapal itu sendiri.