news

Dari Makassar ke Lombok, Mengapa Agam Rinjani Tak Mau Pulang Selama 10 Tahun? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 4 Juli 2025 | 12:59 WIB
Agam Rinjani (kanan), Tyo (tengah), dan Irfan Hakim (kiri) (YouTube/ deHakims Story)

 

SketsaNusantara.id - Agam Rinjani, seorang pria asli Makassar, telah menghabiskan sepuluh tahun terakhir hidupnya di Sembalun, kaki Gunung Rinjani.

Keputusannya untuk menetap di sana bukan tanpa alasan, keindahan alam Rinjani yang mempesona menjadi daya tarik utamanya.

"Gunung di sana paling bagus. Dilihat dari sudut manapun tetap indah," ujarnya, seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Dehakims.

Baca Juga: Tragedi Juliana Marins Jadi Pelajaran Berharga, Raja Juli Antoni Gaet Agam Rinjani Ambil Langkah untuk Peningkatan Keselamatan Pendakian

Salah satu daya tarik utama Rinjani adalah Danau Segara Anak, sebuah danau vulkanik yang memesona di tengah kawah gunung.

Selain itu, terdapat Gunung Batu Jari yang menjulang di tengah danau, menciptakan pemandangan dramatis.

Bagi para pendaki, ada pula beberapa titik sumber air panas alami yang cocok untuk berendam setelah melakukan pendakian.

Baca Juga: Komentar Akun Instagram Agam Rinjani Banjir Pujian dari Warga Brazil atas Aksi Heroiknya

Sebagai pecinta petualangan, gunung dengan ketinggian 3.726 mdpl ini juga menawarkan jalur pendakian yang dijuluki "Jurassic Park".

"Tebing-tebingnya mirip di film-film Jurassic Park, hutan semua dan lembahan," kata Agam.

Jalur ini terkenal dengan formasi batunya yang unik dan pemandangan liar nan eksotis, seolah membawa pendaki ke zaman prasejarah.

Baca Juga: Mengenal Agam Rinjani, Kisah Heroik Sang Guide yang Turun ke Jurang 600 Meter Demi Evakuasi Jenazah Juliana

Meski begitu, Gunung Rinjani bukan destinasi yang disarankan untuk pendaki pemula.

Halaman:

Tags

Terkini