Sejumlah sumber menyebutkan, ide pembangunan jembatan di Selat Bali sudah ada sejak zaman Presiden Soekarno.
Bahkan rancangan desain hingga nama jembatan juga sudah disiapkan.
Hal serupa juga sempat disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2012 tentang jembatan yang menghubungkan wilayahnya dengan Pulau Dewata.
Namun penolakan datang dari berbagai pihak, Salah satunya adalah majelis tertinggi umat Hindu di Indonesia (PHDI).
Gubernur Bali Wayan Koster juga sempat menolak saat dirinya menjabat pada periode pertama.
Dalam keterangan persnya pada 17 Juli 2023 lalu, Koster yang kembali terpilih sebagai Gubernur Bali ini dengan tegas menolak pembangunan jembatan Jawa-Bali.
Koster beralasan, pembangunan jembatan Selat Bali melanggar adat yang sakral.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!