Hingga hari Kamis, 3 Juli 2025, 4 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di Pantai Cekik, Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Diketahui mereka menyelamatkan diri dengan menaiki sekoci kapal. Salah satu korban selamat adalah kepala kamar mesin yang berhasil menyelamatkan 3 penumpang lainnya.
Berikut daftar 4 korban selamat dari kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya:
1. Sandi Waryawan, Kepala Kamar Mesin (KKM) KMP Tunu Pratama Jaya.
2. Romi Alfa Hidayat, penumpang, warga Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.
3. Manson, penumpang, warga Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.
4. Saroji, penumpang, warga Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.
Keempatnya dilaporkan dalam kondisi sehat dan saat ini berada di kantor ASDP Gilimanuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna merekonstruksi kejadian.
Keempat korban selamat ini akan menjalani pemeriksaan medis dan dipindahkan ke Pelabuhan Ketapang untuk penyelidikan lebih mendalam.
Penyebab pasti tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya masih dalam penyelidikan. Dugaan awal, kapal tenggelam karena ada kebocoran di ruang mesin ditambah dengan faktor cuaca buruk yang bisa menjadi penyebab laka laut.
Baca Juga: KMP Tunu Jaya Tenggelam di Selat Bali, Lambung Kapal Bocor Usai Dihantam Ombak 2,5 Meter
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut ombak di Selat Bali cukup tinggi sekitar 1,7 meter hingga 2,5 meter.
Cuaca ekstrem berubah-ubah sewaktu-waktu meski sebelumnya kondisi cuaca saat kapal berangkat masih dalam kondisi aman (kecepatan angin 10 knot dan gelombang 0,4-1 meter).
Kondisi cuaca buruk memperparah keadaan. Diduga kapal menghantam ombak tinggi yang menyebabkan kebocoran di ruang mesin hingga kapal hanyut lalu terbalik dan akhirnya tenggelam.
Hingga kini, proses pencarian korban terus dilakukan. Tim SAR menghadapi tantangan besar akibat gelombang tinggi dan angin kencang, yang membuat pencarian korban semakin sulit dilakukan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini