SketsaNusantara.id - KMP Tunu Pratama Jaya yang berlayar di Selat Bali teenggelam pada Rabu dini hari, 3 Juli 2025.
Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk ini mengalami kebocoran di ruang mesin usai dihantam ombak setinggi 2,5 meter.
Kabar ini diungkap sejumlah akun di media sosial, salah satunya akun @neVerAl0nely_.
“Izin melaporkan dari Pelabuhan Gilimanuk pada Hari/tanggal Rabu, 2 Juli 2025 pukul 00.16 WITA,” tulis akun @neVerAl0nely_ sebagaimana dikutip SktsaNusantara.id.
Berdasarkan laporan awal yang diberikan syahbandar jaga di area Dermaga LCM Gilimanuk, kapal KMP Tunu Pratama Jaya sempat mengirimkan sinyal SOS sekitar pukul 00.16 WITA.
Tak lama setelah itu, kapal KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan mengalami black out atau mati listrik total.
Upaya penyelamatan pun segera dilakukan, namun sekitar pukul 00.22 WITA kapal yang meembawa 53 penumpang ini sudah dalam kondisi terbalik.
Tim penyelamat pun mulai bergeram mengevakuasi kapal yang hanyut ke arah selatan ini.
Sayangnya proses penyelamatan terkendala cuaca yang cukup buruk.
Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ombak di sekitar lokasi kejadia memiliki tinggi hingga 2,5 meter.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!