Pihak sekolah menyebut apa yang menimpa anak didiknya yang ikut PKL sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab perusahaan.
Kepala SMK Perikanan dan Kelautan Puger juga membantah tak mempedulikan nasib Badrus dan terus memantau dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Tak hanya itu, Ibunda Badrus juga sedari awal merasa ada hal aneh. Pasalnya, Nur Hasanah mengingat putranya sempat curhat jadi korban perundungan selama mengikuti PKL.
Pernyataan ini pun dibantah pihak sekolah dalam surat penyataan yang menyebut tidak ada unsur kekerasan bahkan bullying seperti yang dituduhkan orang tua Badrus.
Publik pun ikut terus menyuarakan dan memantau perkembangan kasus ini dengan mendesak pemerintah untuk ikut turun tangan untuk menemukan titik terang di balik tragedi ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini