"Rencananya orang tua Badrus mau menyisir semua pulau-pulau kecil di sana. Saya sudah konfirmasi keluarga Badrus Soleh, ayahnya mengatakan sudah tidak ada lagi pemberitahuan soal pencarian sejak 17 Juni lalu," tuturnya.
Terbaru, beredar video pencarian Badrus yang dilakukan hingga menyusuri pulau-pulau tak berpenghuni di Perairan Sumenep.
Dalan video amatir yang diunggah akun Instagram @aslijembermat, terdengar sayup-sayup suara Nur Hasanah berteriak memanggil-manggil nama putranya sembari melakukan pencarian menyusuri pulau di perairan Masalembu.
"Badrus, ini Umi datang, nak.. Kamu di mana?" ucap Nur Hasanah yang kala itu ditemani sang suami yang ikut melakukan pencarian di depannya.
Tampak Ayah Badrus menelusuri setiap sudut pulau, melewati semak belukar dan pepohonan rimbun di pulau tak berpenghuni untuk melakukan pencarian.
Dengan berbekal senter dan alat seadanya, keduanya terus berjalan, berharap menemukan petunjuk keberadaan anak mereka.
"Taruna SMK Kelautan Puger hilang 44 hari tanpa adanya kejelasan, keluarga melakukan pencarian mandiri di pulau tak berpenghuni di Sumenep (01/07/2025), mohon doanya semoga proses pencarian dimudahkan dan Badrus ditemukan," tulis akun Instagram @aslijembermat dalam postingan yang diunggah hari Selasa, 1 Juli 2025.
Video ini menyayat hati dan menuai simpati publik. Banyak warganet di media sosial mendoakan agar Badrus segera ditemukan.
Sebagian di antaranya terus menyuarakan soal hilangnya Badrus dan menyayangkan pihak sekolah dan mendesak pemerintah setempat untuk ikut membantu melakukan pencarian.
"Miris banget kalo orang kecil nggak punya apa-apa mereka diabaikan, semoga anaknya segera ditemukan. Mereka yang punya jabatan di atas sana biar bisa lihat ini bagaimana rasanya kehilangan anak," komentar akun @di****y.
"Hilangnya Taruna SMK Kelautan ini beritanya sudah lama, pernah viral April lalu terus tenggelam. Yuk terus kita suarakan, karena banyak kejanggalan, dari pihak sekolah kayanya lepas tangan dan enggan disalahkan, pihak keluarga akhirnya mecari sendiri karena tak mendapat keadilan," komentar akun @fe*****1.
Pencarian ini bukan tanpa risiko. Menyusuri pulau-pulau kecil dan terpencil tanpa perlengkapan memadai bisa membahayakan keselamatan mereka.