"Sampai sekarang belum ada kejelasan apa anak saya ini masih hidup atau sudah meninggal? Padahal sudah banyak pemberitaan tentang anak saya di media dan TV nasional, tapi dari pemerintah tak ada yang mendampingi. Apa karena kami orang kecil?" kata Mulyadi.
Nur Hasanah, Ibu kandung Badrus juga merasa khawatir karena putranya sempat curhat merada tidak nyaman karena menjadi korban perundungan saat mengikuti PKL.
"Sempat takut, karena Badrus bilang dia nggak nyaman dan sering di-bully," ungkap Nur Hasanah dengan suara bergetar.
"Saya minta tolong Pak Prabowo, Pak Presiden, Gubernur, semuanya tolong kami butuh kepastian," imbuhnya dengan mata berkaca-kaca.
Kasus ini juga mendapat tanggapan dari Polresta Pati yang masih terus melakukan pencarian terhadap siswa SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember.
Baca Juga: Mayat Pria di Jember Ditemukan di Sungai, Ternyata Korban Laka Diduga dalam Pengaruh Alkohol
Pihaknya juga menghubungi pihak sekolah dan keluarga korban secara berkala untuk memberikan kabar dan informasi terkini terkait pencarian Badrus.
"Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Sat Polairud Polresta Pati dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak dan stake holders terkait untuk terus melakukan pencarian maksimal," ungkapnya melalui akun X @Polresta_Pati.
"Mohon doanya agar proses pencarian dan Badrus Soleh, siswa SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember yang melaksanakan magang atau PKL di KM. Harapan Srijaya segera ditemukan. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi lainnya bisa menghubungi kami di Call Center Polri 110," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini