SketsaNusantara.id - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkenalkan penggunaan robot humanoid, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang diperingati pada 1 Juli 2025.
Robot ini pada dasarnya adalah sebuah mesin yang keseluruhan tubuhnya menirukan pergerakan manusia yang bisa berjalan, baris-berbaris hingga berinteraksi dengan manusia.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah anggota kepolisian melatih robot humanoid yang sesekali dikontrol menggunakan konsol khusus saat sesi latihan menjelang HUT Bhayangkara 2025.
Penggunaan Robot Humanoid ini menjadi sorotan publik karena memiliki spesifikasi canggih dan harganya yang terbilang fantastis.
Jika dilihat dari bentuknya, Robot Humanoid yang dikenalkan polri ini merujuk pada Unitree G1 versi EDU 01. Robot ini dikenal karena spesifikasinya yang menakjubkan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs Robot Report, diketahui robot ini memiliki tinggi sekitar 1,32 meter dan bobot 35 kilogram dengan kemampuan bergerak yang sangat fleksibel.
Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk belajar dan beradaptasi dengan lingkungan. Bahkan humanoid ini dapat bertahan dalam kondisi ekstrem meskipun ditendang atau dipukul, berkat desainnya yang robust dan sistem kontrol yang cerdas.
Selain itu, Unitree G1 juga dilengkapi dengan sensor canggih yang memungkinkannya untuk mendeteksi objek, dan menghindari rintangan saat berjalan.
Humanoid robot juga merupakan produk yang terbuat dari kecerdasan buatan AI (artificial intelligence) yang bisa berpikir dan berinteraksi dengan manusia.
Robot Humanoid Unitree G1 mampu bekerja, belajar, dan berinteraksi seperti manusia, menjadikannya alat yang sangat potensial digunakan untuk berbagai macam aplikasi.
Kepolisian mengadaptasi teknologi robot sebagai bentuk transformasi Polri menuju pelayanan publik yang presisi dan berorientasi pada keselamatan.
Dengan kecanggihan dan segudang keunggulannya, Robot Humanoid ini dirancang untuk mendukung tugas kepolisian yang beresiko tinggi.