news

Hujan Berlangsung Dua Hari Berturut-Turut, Jembatan di Ledokombo Jember Rusak Diterjang Banjir

Minggu, 29 Juni 2025 | 12:31 WIB
Kondisi jembatan rusak (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id - Hujan dengan intensitas tinggi terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Jember sejak Jumat, 27 Juni 2025 lalu.

Bahkan, di sejumlah titik, hujan terjadi secara terus menerus hingga Sabtu, 28 Juni 2025, malam. Salah satunya, di Kecamatan Ledokombo dan sekitarnya.

Akibatnya, debit air sungai meningkat. Salah atunya, di Sungai Gileh, Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo.

Baca Juga: Ngantor di Desa, Bupati Jember Muhammad Fawait Berkolaborasi dengan BPS

Firman Arifianto, salah seorang anggota Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Jember, menyatakan bahwa debit air berwarna coklat keruh dan berlumpur membawa material batu serta pohon tumbang terbawa arus sungai.

Karena hal itu, material pohon menghantam jembatan sehingga jembatan di Dusun Jurojuruh ambruk.

"Bahkan, kejadian tersebut merusak areal persawahan yang ada di bantaran Sungai Gileh," ungkap Firman.

Baca Juga: 5 Fakta Geografis Jember: Ternyata Lebih Luas dari yang Kamu Bayangkan, Salah Satu Kecamatannya Didominasi Kawasan Hutan

Namun, pihaknya bersyukur. Sebab, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Pada saat terjadi banjir, pemukiman penduduk ataupun warga aman terkendali," lanjutnya.

Sementara itu, terputusnya jembatan di Dusun Juroju itu menyebabkan akses penghubung antara Padukuhan Karang Paras - Panggung tak bisa dilalui.

Baca Juga: Dua Pemotor di Jember Tewas Usai Gagal Salip Truk, Kecelakaan Maut Terjadi di Jalur Jember–Lumajang

Menurut Firman, jembatan hasil swadaya masyarakat tersebut ambruk dengan panjang 30 meter dan Lebar 3 meter.

"Areal persawahan di sekitar pinggir bantaran sungai Gileh tergenang air, tapi pemukiman arga aman," terangnya.

Halaman:

Tags

Terkini