SketsaNusantara.id - Usai dilakukan autopsi dengan dikawal oleh perwakilalan kedutaan Brasil dan orang tua Juliana Marins, maka ia dijadwalkan akan diterbangkan ke Brasil.
Saat ini orang tua Juliana masih berada di Bali untuk mengiring autopsi dimana dalam sebuah pernyataan ia hanya ingin tahu kapan waktu meninggal Juliana.
Dilansir SketsaNusantara.id dikutip dari laman Universo online, ayah Juliana Marins, Manoel Marins Gilho mengungkapkan rasa cinta dan duka mendalam atas kepergian sang putri.
Manoel datang ke Indonesia tidak datang bersama istrinya namun ia bersama dengan 2 keponakan dan didampingi oleh pihak kedutaan Brasil di Indonesia.
Dengan penuh keharuan ia mengungkapkan bahwa Juliana merupakan anak perempuannya yang istimewa.
"Juju, cantikku, harta karunku, putriku, cintaku kau selalu sangat istimewa" ungkap Manel mengharukan.
"Konyol gelisah, dengan senyum yang indah dan keinginan yang besar untuk hidup dengan penuh semangat," imbuhnya bahwa putrinya merupakan sosok bersemangat dalam hidupnya.
Manoel mengungkapkan bahwa mendiang putrinya mengatakan akan melakukan backpacking berkeliling Indonesia.
Sebagai orang tua, Manoel mendukung keinginan Juliana bahkan ia menawarkan bantuan uang untuk mewujudkan impian putrinya.
Namun rupanya Juliana Marins menolak bantuan keuangan dari orang tuanya sebab ia lebih memilih menggunakan uang dari hasil kerjanya sendiri.
Saat Juliana sudah berangkat ke Indonesia untuk memulai petualangannya, Manoel mengaku sangat senang sebab akhirnya sang putri berhasil mewujudkan keinginannya.