news

Pemerintah Evakuasi 386 WNI di Iran, Tak Semuanya Mau Pulang ke Indonesia

Rabu, 25 Juni 2025 | 09:00 WIB
Pemerintah Indonesia akan evakuasi ratusan WNI dari Iran. (Pexels/Mehdi Salehi)

SketsaNusantara.id - Ketegangan antara Iran dan Israel yang terus meningkat berdampak langsung pada ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di wilayah konflik tersebut.

Pemerintah Indonesia kini tengah bersiap melakukan proses evakuasi terhadap 386 WNI dari Iran sebagai langkah antisipasi terhadap eskalasi yang terus berkembang.

Langkah evakuasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamen Polkam) RI, Lodewijk Freidrich Paulus, dalam kunjungannya ke Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa, 24 Juni 2025.

iranBaca Juga: Iran Bantah Sepakat Damai, Ultimatum Pukul 4 Pagi kepada Zionis Israel

“Dari 386 WNI yang ada di Iran, tidak semuanya mau dievakuasi,” ungkap Lodewijk kepada awak media.

Menurutnya, belum ada data pasti berapa jumlah WNI yang menolak untuk dievakuasi.

Namun pemerintah saat ini terus bersinergi lintas kementerian, termasuk Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri, untuk mengawal proses evakuasi dan perlindungan terhadap seluruh WNI di wilayah rawan tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Terkait Tugas Dinas Verrell Bramasta ke Iran, Putra Venna Melinda Ternyata Hadiri Forum Internasional Membela Palestina Pakai Dana Pribadi

Lodewijk menjelaskan bahwa imbauan dan edukasi telah disampaikan kepada para WNI di Iran, termasuk tenaga kerja migran, agar meningkatkan kewaspadaan dan memprioritaskan keselamatan pribadi.

“Jadi memang kita telah memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat yang ada di sana. Bukan saja yang terkait dengan Israel dengan Iran, tetapi juga negara-negara tetangga. Jangan sampai eskalasi ini berkembang, bagaimana mereka mengamankan diri sendiri,” ujarnya.

Baca Juga: Gencatan Senjata Iran-Israel Diumumkan Trump, Tapi Tak Ada Konfirmasi Resmi dari Kedua Pihak

Sebagai langkah taktis, pemerintah juga telah membentuk desk khusus perlindungan tenaga kerja migran, yang difokuskan pada pengawasan kondisi WNI di negara-negara konflik dan penyediaan jalur evakuasi darurat apabila situasi memburuk.

Sementara itu, Menko Polkam RI, Budi Gunawan, dalam pernyataannya pada Senin, 23 Juni 2025, menyebutkan bahwa gelombang pertama evakuasi WNI telah dimulai.

Sebanyak 29 WNI dipulangkan dari Iran melalui rute penerbangan komersial yang berangkat dari Baku, Azerbaijan.

Halaman:

Tags

Terkini