Meta pun menegaskan, pihaknya akan menonaktifkan secara permanen Instagram Masjid Jogokariyan jika tidak ada banding selama kurun waktu tersebut.
Sebelumnya, kanal YouTube Masjid Jogokariyan juga diblokir secara sepihak pada beberapa waktu lalu.
YouTube memblokir channel YouTube Masjid Jogokariyan lantaran melanggar ketentuan yang berlaku.
Channel YouTube Masjid Jogokariyan dituding beerafiliasi dengan kelompok ekstrimis atau kriminal sehingga dinonaktifkan.
Kabar ini pun langsung menyita perhatian netizen, baik di media sosial X maupun Instagram.
Netizen pun beramai-ramai mengusulkan agar pihak Masjid Jogokariyan beralih ke platform lain.
“Main Twitter aja ustadz, aman,” tulis akun @Y********m.
“Pake Telegram saja, bebas di sana. Tdk usah ngelug/protes, itu hak drpd pengelola/pemilik aplikasi tsb. Lbh punya harga diri jika bisa membuat platfom aplikasi sndr,” komentar @f*********2.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!